Pelan tapi pasti, industri tas dan koper (Intako) Tanggulangin, Sidoarjo, mulai bergairah. Selain makin bersemangat untuk kembali berproduksi dan memasarkan produknya, pelaku bisnis di Intako makin mendapatkan kemudahan untuk akses permodalan dari bank.
Seperti yang diberitakan oleh Indo.Pos, Sekretaris Koperasi Intako Syihabuddin mengatakan, kondisi Intako lebih baik dibandingkan paro kedua tahun lalu dan awal tahun ini. Saat itu bank enggan melirik pengajuan kredit. Kini perbankan mau menerima agunan untuk mendapatkan kredit baru.
"Terutama bank-bank BUMN seperti BNI dan BRI sudah mulai terbuka untuk membiayai koperasi dan UKM-UKM di sini," katanya kepada Jawa Pos, kemarin.
Memang, kata Syihabuddin, tidak semua pengusaha mengajukan kredit baru. Sebab, banyak yang masih harus menyelesaikan kewajiban melunasi kredit lama. Tapi, dari fakta tersebut, bisa disimpulkan bahwa Intako masih punya potensi yang menarik untuk dikembangkan.
"Semoga hal ini bisa membuka mata kreditor lain untuk mengangkat kembali kejayaan Intako seperti dulu," katanya.
Syihabuddin juga menyebut BNI sebagai bank yang banyak membiayai bisnis Intako. Bunganya ringan. "Kami (koperasi Intako, Red) misalnya mendapat kredit baru Rp 1,72 miliar. Bahkan, ada salah satu UKM yang terbesar di sini mendapat kredit baru Rp 3 miliar setelah melunasi angsuran kredit yang lama," sebutnya.
Selain mulai disuntik modal oleh bank, pelaku bisnis di Tanggulangin makin giat mengadakan pameran di luar Surabaya dan Sidoarjo. "Alhamdulillah, sudah lima bulan terakhir ini kami berpameran di beberapa kabupaten di Jatim seperti Madiun, Lumajang, Trenggalek, Kediri, dan Mojokerto. Omzet rata-rata Rp 5 juta-Rp 10 juta dalam sekali pameran," jelasnya.
Dia juga berharap, ke depan aktivitas pameran itu bisa merambah daerah-daerah di luar Jatim. "Kami akan sangat bersyukur jika ada pihak-pihak yang mau mengundang dan memfasilitasi kami di luar Jatim," katanya.
Monday, October 8, 2007
Bisnis Intako
Diposting oleh
Anton Budi Pranata
di
7:08 PM
Subscribe to:
Post Comments (Atom)





0 komentar:
Post a Comment